7 Penyebab Badan Semakin Gemuk yang Tidak Disadari

Pertambahan berat badan sebenarnya bukan hanya berasal dari apa yang kita masukkan kedalam perut, ada berbagai macam faktor yang bisa menyebabkan kegemukan yang tidak kita duga. Berat badan biasanya bertambah saat kalori yang dibakar tubuh ketika beraktivitas lebih sedikit dibandingkan kalori yang masuk dari makanan-makanan. Tetapi, selain makanan ada berbagai macam faktor yang dapat mempengaruhi metabolisme serta berat badan tubuh. Apa saja berbagai faktor tersebut?

7 Penyebab Badan Semakin Gemuk yang Tidak Disadari

Mengidap penyakit tertentu

Beberapa penyakit di bawah ini bisa memicu perubahan hormon sehingga menjadi penyebab badan semakin gemuk, berbagai penyakit tersebut seperti:

  • SOPK (Sindrom Ovarium Polikistik). Wanita yang memiliki penyakit ini biasanya mempunyai banyak kista kecil di dalam organ reproduksinya, wanita dengan kondisi ini mempunyai resistensi pada hormon yang berperan sebagai pengontrol kadar gula darah sehingga menyebabkan pertambahan berat badan yang biasanya berpusat di perut,
  • Kondisi ini ialah kondisi ketika tubuh tidak memproduksi tiroid yang mencukupi. Kondisi ini bisa menyebabkan bertambahnya berat badan serta melambatnya metabolisme tubuh

Mengkonsumsi obat tertentu

Bukan hanya penyakit, mengkonsumsi obat tertentu bisa meyebabkan pertambahan berat badan, berikut obat-obat tersebut:

  • Kenaikan berat badan yang disebabkan oleh meningkatnya nafsu makan bisa menjadi efek samping dari obat anti inflamasi OAINS. Orang yang mengkonsumsinya bisa mengalami perubahan di bagian tubuh tertentu,
  • Depresi menjadi salah satu penyebab dari bertambahnya berat badan karena penderita memilih tidak aktif serta berdiam diri dalam rumah, sayangnya, obat untuk menangani depresi bisa menyebabkan peningkatan bobot tubuh juga.

Stress

Saat Anda mengalami stress, tubuh akan tegang dan memproduksi hormon kortisol. Hormon kortisol menjadi akar penyebab meningkatnya nafsu makan sehingga bisa membuat Anda dengan mudah menyantap makanan apa saja untuk menenangkan diri.

Kurang tidur

Ada berbagai macam hal yang membuat kurang tidur memiliki hubungan dengan penambahan berat badan, seperti:

  • Kurang tidur membuat Anda memilih sembarangan makanan untuk masuk ke perut dibandingkan dengan mengkonsumsi camilan sehat,
  • Tidur larut malam berpeluang besar membuat Anda mengkonsumsi makanan ringan di malam hari sehingga menambah timbunan kalori di dalam tubuh,
  • Ketika Anda kurang tidur, terjadi peningkatan kadar hormon di dalam tubuh sehingga dapat meningkatkan nafsu makan serta rasa lapar.

Diet secara ekstrim

Diet ekstrim yang memiliki tujuan menurunkan berat badan dengan drastis dan dengan waktu singkat sebenarnya bukan cara yang efektif. Cara ini tidak akan melatih tubuh untuk membakar kalori berjumlah besar. Akibatnya, makanan yang Anda makan tidak akan terbakar sepenuhnya sehingga tubuh malah kembali naik dengan cepat.

Berhenti merokok

Hirupan asap rokok membuat detak jantung meningkat hingga 20 kali lebih banyak dalam satu menit sehingga tubuh dapat membakar banyak kalori ketika merokok, sayangnya saat seseorang berhenti merokok, nafsu makannya akan bertambah besar. Anda tidak perlu cemas karena efek seperti ini bisa hilang dalam beberapa minggu. Manfaat memutuskan untuk berhenti merokok malah lebih besar dibandingkan dengan terus merokok.

Gaya hidup dan teknologi

Gaya hidup dengan berbagai macam kemudahan seperti akses internet yang hampir di semua tempat bisa membuat orang lebih lama duduk di depan layar dibandingkan sebelumnya. Kebiasaan ini sering dipadukan dengan kebiasaan mengkonsumsi makanan ringan dengan kalori tinggi, sehingga secara otomatis menyebabkan bertambahnya berat badan.

Walaupun sulit terdeteksi, ada beberapa faktor yang menyebabkan kegemukan tetap bisa dikelola seperti pola tidur yang baik, menanyakan dokter sebelum pengonsumsian obat tertentu, bergerak secara aktif, hingga memahami penumpukan cairan yang disebabkan oleh konsumsi obat.

6 Cara Merawat Rambut Agar Cepat Panjang Dan Hitam Secara Alami

Dalam sebulan, sehelai rambut dapat tumbuh 0,6 hingga 0,7 cm serta bisa terus bertambah panjang hingga 6 tahun yang akan datang. Sehingga, untuk memperoleh rambut yang panjang, Anda dapat memperikirakan berapa waktu yang diperlukan. Untuk mendapatkan rambut yang panjang tersebut. Siklus alami rambut biasanya akan berakhir selama 6 tahun, rambut lama akan rontok serta membuka jalan baru untuk rambut yang baru. Sebenarnya, siklus ketahanan orang ini sangat bervariasi, ada yang mencapai 6 tahun ada pula yang hanya 2 tahun.

6 Cara Merawat Rambut Agar Cepat Panjang Dan Hitam Secara Alami

Siklus kehidupan rambut tergantung dari banyak kondisi dan faktor salah satunya adalah cara perawatan rambut. semakin banyak prosedur penataan yang digunakan, akan semakin banyak perubahan struktur rambut yang alami. Agar rambut panjang Anda bisa tetap sehat dan menunjang penampilan, berikut beberapa tindakan yang bisa Anda lakukan:

Jangan mengikat dengan ketat

Apakah Anda sering mengucir rambut? mengucir rambut menggunakan gaya ekor kuda mungkin bisa membuat Anda semakin menawan, sayangnya mengikat rambut dengan kencang bisa berdampak kurang baik bagi rambut. Usahakan ikatan rambut tidak terlalu ketat. Rambut yang tertarik bisa membuatnya mengalami kerusakan.

Jangan menata rambut secara berlebihan

Agar bisa menjaga kesehatan rambut Anda yang panjang, jangan menata rambut menggunakan pewarnaan, panas, dan zat kimia secara berlebihan. Beberapa gaya yang harus Anda hindari adalah mewarnai rambut, mengeriting rambut, meluruskan rambut dan menyisir dengan berlebihan.

Keringkan rambut dengan hati-hati

Agar rambut panjang Anda tidak lekas rusak, ketika mengeringkan rambut, lakukan dengan sehati-hati mungkin. Peras rambut untuk menghilangkan air dan tutup menggunakan handuk. Hindari menggosok rambut menggunakan handuk. Ketika menguraikan rambut, sisir rambut secara perlahan menggunakan sisir bergigi jarang agar menghindari rambut kusut ketika kering.

Perhatikan pemakaian sampo

Penggunaan sampo yang disarankan ketika Anda merawat rambut yang akan dipanjangkan adalah 2 hingga 3 kali setiap minggu. Mencuci rambut menggunakan sampo bisa menghilangkan kandungan minyak di kulit kepala serta bisa menjamin kesehatan rambut panjang yang Anda inginkan. Selain memastikan penggunaan sampo hingga ke kulit kepala, usahakan menggunakan conditioner pada ujung rambut saat sudah selesai keramas. Sebagai alternatif, bila ingin menghindari penggunaan sampo, Anda bisa hanya menggunakan conditioner pembersih agar menjaga kelembaban rambut Anda.

Pangkas rambut berkala

Anda harus mengingat bila sering memotong rambut bukan berarti bisa mempercepat pertumbuhan rambut. Anda bisa melakukan pemangkasan rambut dengan terjadwal untuk mempertahankan panjang rambut sesuai dengan ukuran ideal yang Anda ingini. Untuk menghilangkan kemungkinan bagian ujung yang sudah rusak, disarankan memangkas ujung rambut tiap 6 hingga 8 minggu. Cara ini juga mencegah tumbuh rambut bercabang.

Usahakan diet sehat

Agar bisa memperoleh pertumbuhan rambut yang benar-benar sehat saat Anda memanjangkan rambut, dibutuhkan asupan nutrisi yang seimbang dan cukup. Diet seimbang yang mendukung pertumbuhan rambut setidaknya harus dilengkapi menggunakan 13 vitamin esensial. Vitamin esensial tersebut seperti A, D, E, K, C serta kelompok vitamin B-kompleks. Golongan B-kompleks ini seperti asam pantotenat, riboflavin, tiamin, vitamin B-12. B6 dan masih banyak lagi.

Saat memanjangkan rambut, hal yang harus Anda ingat ialah perawatan rambut agar lekas panjang memerlukan ketelatenan serta kesabaran, sehingga dengan melakukan perawatan rambut di atas, jangan merasa sudah cukup dilakukan beberapa kali saja dan setelah itu mengabaikannya. Perawatan dnegan konsisten bisa membuat hasil mudah diraih.

7 Penyebab Telinga Sering Gatal Dan Cara Mengatasinya

Telinga gatal? Pasti Anda sering merasakannya bukan? Kondisi ini sering dianggap sebagai hal yang cukup biasa, padahal telinga gatal bisa saja menjadi tanda adanya kondisi lain yang serius. Dengan mengetahui kemungkinan penyebab telinga gatal, Anda bisa semakin sigap untuk menangani kondisi tersebut. Berikut beberapa hal yang menjadi penyebab telinga gatal yang paling umum ditemukan.

7 Penyebab Telinga Sering Gatal Dan Cara Mengatasinya

1. Menumpuknya lilin telinga

Tubuh dapat memproduksi lilin telinga terlalu banyak sehingga akan menyebabkan penumpukan di saluran telinga. Sebenarnya lilin memiliki fungsi melindungi telinga bagian dalam dari debu dan bakteri. Namun, penggunaan cotton bud malah membuat lilin telinga semakin masuk dalam telinga serta menutupi jalan telinga, inilah yang menyebabkan nyeri serta gatal.

2. Rhinitis

Peradangan yang berada di lapisan rongga hidung memiliki sifat musiman atau bisa terjadi terus menerus. Kondisi demikian bisa berupa alergi atau tidak. Rhinitis alergi terjadi saat sistem kekebalan tubuh mengusir dan mendeteksi benda asing atau sumber penyebab dari alergi.

3. Infeksi telinga

Otitis eksterna merupakan infeksi yang berada di saluran yang menghubungkan lubang telinga bagian luar dan gendang telinga. Kondisi ini sering disebut dengan swimmer’s ear, kondisi ini sering terjadi pada anak-anak atau pun orang dewasa yang menghabiskan waktu untuk berenang. Air yang tersisa di saluran telinga bisa menjadi perkembangbiakan bakteri.

Bukan hanya nyeri dan gatal, infeksi ini dapat menyebabkan telinga bengkak dan merah. Infeksi karena lapisan luar telinga bisa disebabkan karena gesekan, garukan atau menggunakan cutton bud. Dalam kasus tertentu, infeksi telinga ini bisa menyebar hingga di jaringan telinga luar contohnya seperti di rahang dan wajah sehingga menjadi infeksi yang ganas. Saat mengalami infeksi telinga ini, penderita harus segera ditangani karena dapat mengancam nyawa dan bisa melemahkan sistem kekebalan tubuh.

4. Menggunakan alat bantu dengar

Telinga bisa bereaksi alergi pada alat bantu dengar yang dipergunakan. Bukan hanya itu, alat ini juga bisa menyebabkan air terjebak ke dalam telinga.

5. Dermatitis saluran telinga

Kondisi ini dikarenakan oleh peradangan yang terjadi pada kulit dalam telinga serta saluran telinga. Umumnya kondisi ini terjadi karena reaksi alergi pada benda asing seperti menggunakan produk kecantikan atau perhiasan.

6. Kulit kering

Kulit kering di telinga bisa terjadi saat telinga tidak memproduksi lilin yang cukup sebagai pelumas. Selain rasa gatal yang timbul, kondisi ini juga bisa menyebabkan kulit mengelupas di dalam telinga.

7. Psoriasis

Psoriasis adalah penyakit jangka panjang yang menyerang kulit. Gejala dari psoriasis seperti kulit menebal, ruam memerah, hingga terasa kering dan bersisik. Sel kulit yang mengidap psoriasis ini berkembang lebih cepat dibandingkan dengan biasanya sehingga sel kulit mati akan menumpuk dan mengakibatkan kulit kering dan gatal. Kondisi ini biasanya terjadi pada kelompok usia 15 hingga 35 tahun. Meskipun timbul di lutut, punggung bagian bawah, hingga kulit kepala, psoriasis ini bisa terjadi di telinga.

Penanganan telinga gatal sebenarnya harus disesuaikan dengan penyebab bisa terjadinya kondisi tersebut, berikut beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk mengurangi gatal pada telinga, antara lain:

  1. Bila disebabkan oleh produk kecantikan, penggunaan produk kecantikan harus dihentikan,
  2. Jangan memasukkan benda ke telinga yang berisiko bisa menyebabkan iritasi,
  3. Gunakan obat tetes telinga yang bisa dibeli dengan bebas, atau bersihkan telinga dengan teratur ke dokter THT. Jangan membersihkan telinga menggunakan benda-benda,
  4. Gunakan perhiasan anti alergenik agar menghindari gatal karena alergi.